Posted by: Andi Arsana | October 15, 2009

Bringing maritime world to the laymen

Siti Nurhalisa

Siti Nurhalisa

Sebagai negara kepulauan dengan kawasan laut yang sangat luas, masih banyak orang Indonesia yang memiliki pengetahuan tak memadai tentang persoalan kemaritiman. Kasus-kasus terkait klaim maritim atau batas maritim sangat mudah menyulut emosi masyarakat yang berdampak buruk. Kasus Ambalat yang terjadi beberapa waktu lalu, misalnya, adalah sebuah indikasi hal itu. Isu hilangnya atau diklaimnya pulau oleh orang atau negara lain juga sangat mudah menjadi berita nasional yang provokatif.

Meskipun dalam hal tertentu saya setuju dengan seorang kawan bahwa provokasi semacam ini dapat meningkatkan nasionalisme rakyat Indonesia, saya tetap yakin bahwa harus ada pihak yang tetap jernih memberi pencerahan dan mengatakan kebenaran. Masih banyak orang yang harus tahu duduk perkara sesuatu peristiwa sebelum memutuskan untuk mengganyang atau mengangkat senjata, apalagi yang dimiliki hanya bambu runcing.

Beberapa waktu lalu saya sempat memaparkan persoalan kemaritimen, terutama terkait kasus Ambalat, di sebuah forum di Paris yang dihadiri oleh banyak orang dari berbagai disiplin ilmu berbeda. Menyampaikan persoalan kemaritiman yang tidak sederhana kepada orang yang tidak berlatar belakang relevan adalah tantangan tersendiri. Saya memutuskan untuk menyampaikan kasus Ambalat dengan berbagai animasi yang dikaitkan dengan isu seksi seperti Siti Nurhalisa yang konon mau diselamatkan meskipun Malaysia sendiri hendak diganyang. Cara ini ternyata cukup efektif untuk membuat orang memperhatikan dan akhirnya bersedia memahami.

Seorang yang memutuskan untuk memilih jalan menuju ‘ahli’ memiliki berbagai tantangan; Tidak saja untuk menjadi ahli itu sendiri, tetapi yang lebih sulit justru adalah membagi keahlian itu kepada orang lain. Dunia maritim pun demikian adanya. Meski semestinya menjadi hal yang lumrah di Indonesia, kenyataannya masih banyak yang harus membagikan ilmu dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami agar semakin banyak yang mengerti. Berikut saya sajikan makalah yang dinyatakan sebagai juara umum di Paris termasuk presentasinya yang juga diterima dengan baik oleh khalayak.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: