Posted by: Andi Arsana | March 14, 2009

Malaysia and Brunei to sign maritime boundary agreement

Taken from Reuters

Malaysia dan Brunei akan menandatangani kesepakatan penyelesaian sengketa batas maritim yang selama ini menghambat eksplorasi minyak di perairan utara Borneo.  Sengketa ini telah menghambat usaha eksplorasi selama enam tahun, seperti ditegaskan oleh Perdana Mentri Brunei.

Kedua negara sepakat untuk bekerjasama dalam melakukan eksplorasi dan eksploitasi atas blok minyak yang selama ini tertunda, termasuk dalam melakukan penegasan batas darat maupun laut.

Kesepakatan ini tertuang dalam sebuah “Solusi Paket” yang akan ditandatangi pemimpin kedua negara saat Perdana Mentri Malaysia, Abdullah Ahmad Badawi mengunjugi Brunei tanggal 15-16 Maret 2009.

“Penyelesaian kasus ini menjamin kepastian hak berdaulat dan yurisdiksi atas landas kontinen dan zona ekonomi eksklusif kedua negara” demikian Menlu Malaysia, Rais Yatim, menegaskan Jumat lalu.

“Bersamaan dengan itu, klaim maritim yang tumpang tindih antara kedua negara akan terselesaikan juga,” Rais menambahkan. Sengketa, yang sempat menghentikan eksplorasi laut dalam di kawasan itu, muncul pertama kali tahun 2003 ketika Malaysia dan Brunei memberikan kontrak bagi hasil atas four blok eksplorasi laut dalam di Laut China Selatan.

Keempat blo tersebut berlokasi di dekat kawasan tempat ditemukannya ladang minya dengan kapasitas 440 juta barrel tahun sebelumnya.

Perusahan minyak miliki Malaysia, Petronas memberikan bloknya kepada perusahan minyak AS, Murphy Oil. Brunei sendiri memberikan satu blok kepada perusahan Prancis, Total, BHP Billiton dan Hess Corp, serta blok lainnya kepada Shell , Mitsubishi dan ConocoPhillips.

Seorang sumber di pemerintahan yang paham persoalan ini menegaskan bahwa kesepakatan ini bertujuan untuk mewujudkan kerjasama antara kedua negara dalam melakukan eksplorasi dan eksploitasi sumberdaya minyak. Sumber mengatakan bahwa kesepakan ini juga dimaksudkan untuk menyelesaikan persoalan terkait blok eksplorasi yang tumpang tindih, tetapi dia menolak untuk memberikan penjelasan lebih rinci.

(Dilaporkan oleh Razak Ahmad; Penyuntingan oleh Ben Tan, diterjemahkan oleh Andi Arsana)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: