Pada awal 2005, bangsa ini gempar oleh satu kata, ”Ambalat”.
Media memberitakan kekisruhan yang terjadi di Laut Sulawesi perihal sengketa antara Indonesia dan Malaysia. Tidak saja ramai dalam bentuk opini, reaksi masyarakat mewujud dalam bentuk demo, protes, bahkan tanda tangan darah. Setelah lebih dari empat tahun, Ambalat mengemuka lagi dan menimbulkan keresahan lagi.
